Senin, 17 Agustus 2009

Chapter – Jakarta City » Download Full Album

Download mp3 full album Chapter – Jakarta City2009 klik pada mirror link download dibawah ini:


chapter-jakarta city

Artist : Chapter
Album : Jakarta City
Release : Juli 2009
Label : Shelmer Records

Download ketengan mp3 chapter satu persatu klik langsung pada judul ditracklist bawah ini:

Track List :
download mp3 Chapter – 01. Anugerah Yang Lahir di Bumi
download mp3 Chapter – 02. Semua Dusta
download mp3 Chapter – 03. Hancur Karenamu
download mp3 Chapter – 04. Party Party Party..!!!
download mp3 Chapter – 05. Kembali
download mp3 Chapter – 06. Untuk Semua
download mp3 Chapter – 07. Jakarta City
download mp3 Chapter – 08. Big Beautifull
download mp3 Chapter – 09. Tak Terganti
download mp3 Chapter – 10. Ashabul Kahfi

Dibawah bendera Shelmer Records band yang masih sangat muda usia (terbentuk Februari 2009), Chapter siap untuk bersaing ditengah ketatnya persaingan antar musisi di Indonesia. Dengan keyakinan penuh Chapter Band merelease album perdanan mereka yang bertitle Jakarta City.

muhammad dhani & the swinger-the best is yet to come

Download Album Muhammad Dhani & The Swinger – The Best Is Yet To Come

Artist : Muhammad Dhani & The Swinger
Album : The Best Is Yet To Come
Release : Juli 2009
Label : Swara Dewa Naga Records

Track List :
Muhammad Dhani & The Swinger – 01. Madu Tiga [download]
Muhammad Dhani & The Swinger – 02. Killer Queen [download]
Muhammad Dhani & The Swinger – 03. Separuh Nafas [download]
Muhammad Dhani & The Swinger – 04. The Best Is Yet To Come [download]
Muhammad Dhani & The Swinger – 05. Underneath The Apple Tree [download]
Muhammad Dhani & The Swinger – 06. Aku Bukan Siapa-Siapa [download]
Muhammad Dhani & The Swinger – 07. Rahasia Perempuan [download]
Muhammad Dhani & The Swinger – 08. I Get A Kick Out Of You [download]
Muhammad Dhani & The Swinger – 09. Kasidah Cinta [download]
Muhammad Dhani & The Swinger – 10. Arjuna [download]

Download mp3 full album ST 12 - PUSPA Repackage 2009 klik pada mirror link download dibawah ini:


Artist : ST 12
Album : PUSPA Repackage
Release : Juli 2009
Label : Trinity Optima Production

Download ketengan klik langsung pada judul dibawah ini:

Track List :
ST 12 - 01. Putri Iklan (New Version) [download]
ST 12 - 02. Biarkan Jatuh Cinta [download]
ST 12 - 03. SKJ (New Version) [download]
ST 12 - 04. Isabella (Beat Version) [download]
ST 12 - 05. Saat Terakhir [download]
ST 12 - 06. Cari Pacar Lagi [download]
ST 12 - 07. Cinta Tak Direstui [download]
ST 12 - 08. P.U.S.P.A [download]
ST 12 - 09. Jangan Pernah Berubah [download]
ST 12 - 10. Tak Dapat Apa-Apa (My Hot) [download]
ST 12 - 11. Cinta Jangan Dinanti [download]
ST 12 - 12. Isabella (Slow Version) [download]
ST 12 - 13. KebesaranMu [download]
ST 12 - 14. MemujaMu [download]

Sabtu, 08 Agustus 2009

'ALIENS IN THE ATTIC', Makhluk Asing di Atas Loteng



Awalnya, Stuart Pearson (Kevin Nealon) dan istrinya, Nina (Gillian Vigman) hanya ingin menghabiskan liburan bersama anak-anak mereka di rumah peristirahatan. Celakanya ada hal yang tak diduga Stuart dan Nina. Rumah peristirahatan mereka telah dihuni sekelompok makhluk dari planet lain.

Empat alien bernama Skip, Assassin, Razor, dan Sparks yang datang lebih dulu mendiami lantai paling atas dari rumah peristirahatan keluarga Pearson di Maine. Tak ada yang tahu bahwa ada 'pendatang' dari planet lain sampai Tom Pearson (Carter Jenkins, Jake (Austin Butler) dan anak-anak lain menemukan kawanan alien ini.

Walaupun salah satu dari alien itu menunjukkan persahabatan, namun yang lain punya rencana jahat yang mengancam keselamatan keluarga Pearson. Untungnya, Tom dan Jake menyadari bahwa senjata milik para alien ini tak berpengaruh pada anak kecil dan kini tugas para anak-anak ini untuk menyelamatkan orang tua mereka dan seluruh penghuni bumi dari ancaman maut para 'tamu' dari dunia lain ini.

Generik. Itulah kesan pertama yang tertangkap dari cerita film ini. Bagaimana tidak, tak ada satu pun bagian dari cerita film ini yang bisa dibilang baru. Kisah yang ditawarkan sutradara John Schultz dari naskah karya Mark Burton dan Adam F. Goldberg ini bisa dibilang sama persis dengan cerita-cerita lain tentang kedatangan makhluk dari planet lain yang bermaksud menguasai bumi.

Tanpa usaha membuat ide lama itu jadi sesuatu yang fresh, target memasarkan film ini sebagai film keluarga jelas susah untuk dipenuhi. Untuk anak-anak mungkin kisah yang ditawarkan tak akan jadi masalah namun buat mereka yang tumbuh dengan kisah-kisah serupa, jelas film ini jadi sangat membosankan.

Parahnya lagi, naskah pun dibuat sangat sederhana sehingga tak ada kemungkinan buat para aktor dan aktris untuk menggali lebih jauh karakter yang mereka mainkan. Kalaupun akting para pendukungnya jadi terkesan biasa-biasa saja bisa jadi itu bukan sepenuhnya salah mereka juga. Namun terlepas dari itu, para pendukung film ini masih mampu tampil cukup meyakinkan.

Jadi, satu-satunya yang tertinggal adalah special effect dan celakanya bagian ini pun tak mampu membuat film ini jadi sesuatu yang enak ditonton. Tak mengherankan jika 20th Century Fox, sebagai distributor film ini, memutuskan untuk tidak membuat screening untuk film ini. Jelas mereka takut para kritikus akan membantai habis film ini dan pupuslah sudah peluang mereka untuk mengembalikan modal awal.


Panic At the Disco akhirnya kembali. Jika Anda sudah rindu dengan penampilan mereka yang fantastis bak opera dengan berbagai ikon sirkus di dalam album mereka, maka bersiaplah untuk 'menelan' PRETTY. ODD.

Saat mulai merasakan We're So Starving sebagai track pertama dalam album kedua mereka ini, Panic menjanjikan pada penggemar mereka jika, 'Kami tetap band emo/pop yang telah menjual jutaan kopi album!' Walaupun sebenarnya tidak terlalu benar.

Pasalnya, kesan gelap dan suram khas band emo dalam album debut mereka, A FEVER YOU CAN'T SWEAT OUT, yang dirilis 2005 silam, nampaknya sudah semakin sirna seiring Anda mendengarkan lagu-lagu berikutnya.

Tak ada lagi kisah tentang pelacur, penari bugil, dan perselingkuhan. Panic telah menggantikannya dengan nada-nada sunny pop dan keceriaan ala The Beatles dan The Beach Boys. Terdengar jelas dalam single pertama mereka, Nine in the Afternoon, yang lengkap dengan perpaduan petikan gitar yang 'malas' dan sentuhan terompet, benar-benar akan terasa beda dengan single ternama mereka, I Write Sins Not Tragedies, yang penuh kemarahan.

Rupanya Panic memang menghabiskan waktu empat tahun untuk menggodok materi album baru mereka ini sehingga bisa benar-benar dilepas dari Fall Out Boy.

Perlu bukti? Dengarkan saja That Green Gentleman (Things Have Changed), Do You Know What I'm Singing?, dan Folkin' Around yang agak-agak terdengar seperti lagu country (sebenarnya cukup menghancurkan image yang ingin dibangun Panic dalam album kedua ini).

Vokal Urie pun lebih matang di album kedua ini. Sehingga untuk keseluruhan, PRETTY. ODD. memang a. pretty. rock. album.